Bila Hati Berbalut Cemas

31 Mei 2010


"Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang, kecuali dengan izin Allah. Dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu" ( Qs. At-Taghabun :11 )

Sebagian besar manusia hampir tidak pernah bisa memahami apa arti hidup ini. Ya iyalah, jangankan arti hidup tujuan manusia itu pun terkadang tidak tahu dan harus bagaimana bersikap dalam hidup yang serba singkat ini. Qlo kita fikir ciri khas yang paling standar ialah hidupnya selalu tenggelam dalam ketidaktentraman bathin, merasa cemas, was-was, serba takut, rendah diri, merasa gagal, dan hati yang selalu terasa kacau balau.

Persis seperti orang yang masuk ke dalam hutan belantara. Walaupun ia berbekal ransel penuh dengan makanan, minuman, pakaian tahan nyamuk dan tahan dingin, dompet penuh dengan uang, serta senjata yang lengkap, tetapi qlo sama sekali tidak tahu seluk beluk hutan, tidak tahu cara menembusnya, serta tidak tahu cara menundukkan binatang buas yang berkeliaran didalamnya, niscaya dirinya akan dicekam berbagai perasaan tadi. Akhirnya, tidak bermanfaatlah segala bekal yang dimilikinya. Uang menjadi tidak berguna karena tidak tahu harus dibelikan apa dan dimana. Dirinya serta merta berubah menjadi kikir terhadap makanan dan minuman yang dimilikinya manakala teman seperjalanannya meminta. Karena, ia tidak tahu stok makanan dan air yang sebenarnya melimpah ruah didalam hutan.

Dalam sebuah hadist dinyatakan, pada suatu ketika datanglah seseorang kepadaIbnu Mas'ud ra. sahabat Rosulullah SAW, untuk meminta nasehat. Ujarnya, " Wahai Ibnu Mas'ud, berilah nasehat yang dapat kujadikan obat bagi jiwaku yang sedang dilanda kecemasan dan kegelisahan. Dalam beberapa hari ini aku merasa tidak tentram. Jiwaku selalu gelisah dan pikiran pun serasa kusut masai. Makan tak enak, tidurpun tak nyenyak."

Mendengar itu, Ibnu Mas'ud pun kemudian menasehatinya. Ucapny," Kalau penyakit seperti itu menimpamu, maka bawalah hatimu mengunjungi tiga tempat, yaitu ke tempat orang yang membaca Al Qur'an, kau bacalah Al Qur'an atau dengarkanlah baik-baik orang yang membacanya atau pergilah ke mejelis pengajian yang mengingatkan hati kepada Allah, atau carilah waktu dan tempat yang sunyi, kemudian berkhalwatlah untuk menyembahNya. Misalnya di tengah malam buta, ketika orang-orang sedang tidur nyenyak, engkau bangun mengerjakan sholat malam, memohon ketentraman jiwa, ketentraman fikiran, dan kemurnian hati kepada-Nya. Seandainya jiwamu belum juga terobati dengan cara ini, maka mintalah kepada Allah agar diberi hati yang lain karena hati yang kau pakai itu bukanlah hatimu."


Setelah itu, orang itu pun kembali ke rumahnya. Diamalkanlah nasehat Ibnu Mas'ud tersebut. Dia pergi mengambil air wudhu. Selanjutnya, diambilnya Al Qur'an dan dibaca dengan hati yang kusyu. Selesai membaca Al Qur'an, ternyata jiwanya berubah menjadi sejuk dan tentram. Pikirannya pun menjadi tenang, sedang kegelisahannya menghilang sama sekali.

Renungan

27 Mei 2010

Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain diantara kamu dengan jalan yang bathil dan janganlah kamu membawa ( urusan ) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebagian daripada harta benda orang lain itu dengan jalan berbuat dosa, padahal kamu mengetahui. ( Qs.Al-Baqarah: 188 )

Saidina Usman bin Affan r.a berkata: " Perkara yang paling sia-sia ada sepuluh macam yaitu, orang alim yang tidak dapat dijadikan tempat bertanya, ilmu yang tidak diamalkan, pendapat benar yang tidak dapat diterima, senjata yang tidak dapat dipakai, masjid yang tidak digunakan untuk tempat sholat, mushaf yang tidak dibaca, harta yang tidak diinfaqkan, kuda yang ditunggang, pengetahuan tentang zuhud yang ada hati orang yang cintakan dunia dan umur yang panjang yang tidak dipakai untuk bekal perjalanan menuju kampung akhirat."

Abdullah ibn 'Amr al-Ash r.a berkata: "Sesungguhnya bulan turut menangis karena takut kepada Allah." Demikianlah takutnya makhluk-makhluk, baik yang bernyawa atau yang tidak bernyawa juga para malaikat, semuanya takut kepada Allah bila terciptanya neraka jahanam.

Abdullah bin Umar r.a berkata : " Sesungguhnya hati yang didalamnya tidak ada sedikitpun ayat-ayat Al-Qur'an, berarti hati itu kosong dan rusak, sebagaimana runtuhnya rumah yang tidak seorangpun yang mendiaminya."

Rosulullah SAW. bersabda : " Sholatlah kamu dirumahmu ( yakni sholat sunat ), dan janganlah kamu jadikan rumah itu sebagai kubur ( hanya untuk tempat tidur ).

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan ( yang sebenar-benarnya ). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan. ( Qs. Al Anbiyaa:35 )




Mutiara Qolbu

26 Mei 2010

"Lakukan apa yang menurut kita baik, tapi jangan lakukan bahwa itu nilai kita yang terbaik"
.

"Kebahagiaan karena ilmu bersifat abadi sedangkan kebahagiaan karena harta bersifat sementara dan suatu saat akan binasa".

"Persahabatan dengan harta akan binasa tetapi persahabatan dengan kasih sayang akan terkenang".


"Janganlah dilihat siapa yang mengatakan tapi lihatlah apa yang dia katakan ( Undhzur maqolawala tamdhzur maqola )".

"Jangan takut akan mati tapi takutlah kalau hidup ini tidak berarti".

"Seorang ibu mampu mengasuh dan memberi kasih sayang kepada sepuluh anak,tetapi sepuluh anak belum tentu sanggup untuk merawat seorang ibu".


"Masih banyak waktu untuk kita gunakan tapi waktu begitu sempit untuk kita sia-siakan".

"Jangan pernah berputus asa karena tiap-tiap penyakit ada obatnya, kesusahan ada batasnya dan rezeki ada sumbernya".

"Apa yang ada pada kita hanyalah titipan dan usia-usia kita hanyalah perjalanan".


"Bila engkau berjalan peliharalah kakimu, bila engkau bicara peliharalah lidahmu".


"Jangan melangkah ke arah keputusasaan karena di alam dunia terhampar berjuta harapan".

"Belajarlah mengerti dengan diri karena diri ini yang dituntut untuk mengabdi".

"Aku tidur dan bermimpi bahwa hidup adalah keindahan, aku bangun dan menemukan bahwa hidup adalah kewajiban".

"Biasakanlah tangan diatas daripada tangan dibawah karena memberi lebih mulia daripada menerima".

"Dirimu adalah kamu dan kamu bukanlah mereka maka jadilah dirimu sendiri".

"Hiduplah secara mulia dan matilah secara syahid".

"Tunjangkan resahan di dada sholat, himpunkan digenggam do'a, nilaikan kesucian hati orang lain melalui cermin-cermin kesucian hati".


"Ilmu yang paling rendah mutunya ialah ilmu yang berlegar di ujung lidah dan ilmu yang paling tinggi ialah ilmu yang melahirkan kesan pada tingkah lakunya".

"Barang siapa yang rela dengan takdir maka ia tenang menghadapi kejadian".

"Cintailah cinta dan alangkah baiknya jika engkau lebih mencintai yang menciptakan cinta ( Allah Swt )".

"Kebahagian bukan ada pada tujuan, tapi ada pada jalan menuju tujuan".

"Orang yang paling beruntung adalah orang yang bisa menikmati setiap episode hidupnya".

Kata Mutiara

Kata Mutiara Kesuksesan



Di belakangku ada kekuatan
tak terbatas
Di depanku ada kemungkinan
tak berakhir
Di sekelilingku ada kesempatan

tak terhitung

Mengapa aku harus takut ?


-Stella Stuart-


Anda akan sekecil apa keinginan Anda,
dan sebesar apa pemikiran Anda.

- James Allen-


Lakukan semua sebaik yang kau bisa,

Dengan sepenuh hati yang kau bisa,
Dalam segala cara yang kau bisa,
Pada setiap waktu yang kau bisa,
Di segala tempat yang kau bisa,

Kepada semua orang yang kau bisa,
Selama mungkin yang kau bisa.

- John Wesley-



Adalah tugas Anda untuk
menemukan diri Anda.


- John C. Maxwell-



Tidak ada kekalahan kecuali tidak lagi mencoba
Tidak ada kekalahan yang menyelamatkan,
tidak ada halangan yang tidak dapat ditembus,
yang layak
dijadikan alasan kelemahan tekad kita
dalam mencapai tujuan.

- Elbert Hubbard-


Sukses bukan diukur dari apa yang telah dicapai seseorang,
tetapi dari siapa lawan yang telah dihadapi
orang itu,
dan dari seberapa besar keyakinan
yang dimilikinya
dalam berjuang
menentang arus yang deras.

-Charles Lindbergh-


Anda bisa menjadi bintang satu jam
jika Anda membuat
setiap menit berharga.

-Pengarang Tidak Diketahui-


Keberhasilan mengandung 99 % kegagalan

-Soichiro Honda-



Seseorang yang sukses adalah orang yang memutuskan
untuk sukses dan
mengerjakannya. Seseorang yang agal adalah
orang yang
memutuskan untuk sukses dan mengharapkannya.
Seseorang yang memutuskan untuk gagal adalah orang
yang gagal untuk
memutuskan dan menunggu.

-William A. Ward-


Sukses adalah hal yang terus berkelanjutan.
Ia bertumbuh dan berkembang.

Ia mencapai satu hal dan menggunakannya

sebagai batu loncatan
untuk mencapai sesuatu yang lain.

-John C. Maxwell-


Mempercayai diri sendiri adalah rahasia awal kesuksesan.

-Anonim-


Membutuhkan dua puluh tahun untuk
membuat kesuksesan semalam


-Eddie Cantor-


Sukses adalah berjalan dari satu
kegagalan ke kegagalan lain tanpa

kehilangan semangat.

-Abraham Lincolin-


Melakukan hal-hal biasa dengan cara yang
tidak biasa akan
membawa kesuksesan

-Henry John Heinz-